Politik

Akui di Telepon Sebelum dan Sesudah KLB Demokrat, Ini Jawabannya Cik Bur


BERITA POLITIK – Konflik internal Partai Demokrat, hingga terjadinya Kongres Luar Biasa (KLB) di Sibolangit beberapa waktu lalu, Burhanudin Mahir atau panggilan akbrabnya Cik Bur akui pernah di telepon. Baik sebelum KLB di laksanakan, maupun sesudah kejadian itu.

Di konfirmasi melalui telepon selulernya, Rabu (09/03/2021) Ketua DPD Partai Demokrat ini, mengakui pernah di hubungi, sebelum dan sesudah terselenggaranya KLB di Sibolangit itu.

Sebelum berlangsungnya kegiatan  KLB demokrat tersebut, Cik Bur mengatakan pernah menerima telepon dari kubu kontra AHY.

Baca juga : Diduga 5 Orang Dari Jambi Ikut KLB, DPD Demokrat Lakukan Ini

“Saya sendiri sebelum KLB di laksanakan di telepon, sesudah KLB di laksanakan juga di telepon,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, isi obrolan tersebut mencoba merayunya untuk bergabung dalam gerbong politik KLB tersebut. Alih-alih merayu, Cik Bur dengan tegas menolak rayuan itu.

“Awalnya saya di telepon untuk bergabung dalam gerbong itu,” terangnya.

Rayuan

Tidak henti sampai di situ, jerih payah gombal politik terus digulirkan oknum tersebut, guna menarik Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi itu, bergabung dalam kelompok KLB.

Pun usai terpilihnya KSP Moeldoko sebagai Ketua Umum Demokrat versi KLB, yang kala itu di Hotel The Hill Sibolangit, Cik Bur mengaku masih terus di rayu-rayu.

Lihat Juga : DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi Solid dan Setia Pada AHY

Bilangnya, isi telepon tersebut menyatakan bahwa KLB telah selesai. Lalu mengajaknya ngobrol politik di Jakarta.

Sebagai sosok yang tegak lurus dalam kepemimpinan AHY, tentu Ia menolak ajakan tersebut.

“Saya bilang saya tidak punya schedule, ini lagi pandemi,” ungkapnya.

Meski di tolak oleh pria yang pernah menjadi bupati di Muaro Jambi ini, kelompok KLB pun kembali menghubunginya. Tetapi, bukan untuk bergabung, melainkan ingin menemui Cik di Jambi.

Namun lagi-lagi, upaya ajakan dari oknum tersebut di tolak sang Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Jambi itu.

“Dia bilang mau ke Jambi, enggak juga di Jambi saya juga tidak mau menerima tamu,” ungkapnya.

Lalu apa alasan Cik Bur tidak terpengaruh akan rayuan tersebut? Politisi Senior ini menjawab, bahwasanya DPD Partai Demokrat Jambi merupakan jantung nadi sebagai inisiator menghantarkan AHY, sebagai Ketua Umum di Kongres sebelumnya.

Lihat Juga Video : Bagaimana Rasanya Setelah Vaksin..?? Begini Reaksi Wakil Ketua DPRD Kota Jambi

Selain itu, menurutnya KLB yang di selenggarakan kemarin itu, tidak berdasarkan alasan yang kuat. Di tambah lagi, sejak kepemimpinan AHY, elektabilitas Partai Demokrat masih terjaga di level nasional.



Source link

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Copyright © 2020 TERDEPAN.ID.

Ke Atas