Bisnis

Prabowo Tiba di New Delhi Hadiri KTT ke-18 BRICS

NEW DELHI, Terdepan.id — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi mendarat di New Delhi, India, dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi

Prabowo Tiba di New Delhi Hadiri KTT ke-18 BRICS

NEW DELHI, Terdepan.id — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi mendarat di New Delhi, India, dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18 BRICS. Kedatangan Kepala Negara bersama delegasi terbatas ini menandai komitmen aktif diplomasi luar negeri Indonesia dalam memperkuat hubungan strategis dengan negara-negara ekonomi berkembang serta memperluas kerja sama multilateral.

Pesawat kepresidenan yang membawa Presiden Prabowo Subianto mendarat mulus di Pangkalan Udara Militer Air Force Station (AFS) Palam, New Delhi. Kehadiran pemimpin Indonesia tersebut disambut langsung oleh pejabat tinggi pemerintah India beserta jajaran diplomatik Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di New Delhi dengan upacara penyambutan kenegaraan resmi.

Kronologi Rangkaian Kedatangan dan Penyambutan Delegasi

Prosesi kedatangan Presiden Prabowo Subianto di ibu kota India berlangsung tertib dan khidmat sesuai protokol diplomatik tingkat tinggi. Berikut adalah garis waktu dan rangkaian penyambutan delegasi Indonesia:

  1. Pukul 14.30 Waktu Setempat: Pesawat Kepresidenan Republik Indonesia mendarat di landasan pacu AFS Palam, New Delhi, disambut dengan jajar kehormatan militer India.
  2. Pukul 14.45 Waktu Setempat: Presiden Prabowo menuruni tangga pesawat dan disambut oleh pejabat tinggi kementerian luar negeri India serta Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk India.
  3. Pukul 15.15 Waktu Setempat: Rombongan kepresidenan bergerak menuju hotel tempat menginap guna melakukan konsolidasi internal menjelang rangkaian sidang pleno KTT.
"Kehadiran Indonesia di forum BRICS merupakan langkah strategis untuk memperjuangkan kepentingan nasional, menjaga keseimbangan geopolitik kawasan, serta mendorong tatanan ekonomi global yang lebih inklusif dan berkeadilan bagi negara-negara berkembang," ujar juru bicara delegasi Indonesia di New Delhi.

Agenda Strategis dan Fokus Pembahasan di KTT BRICS

Partisipasi Indonesia dalam KTT ke-18 BRICS membawa sejumlah misi penting, khususnya terkait ketahanan pangan, transisi energi hijau, dan diversifikasi sistem pembayaran internasional. Indonesia konsisten memosisikan diri sebagai jembatan dialog konstruktif antara kawasan Global South dan perekonomian maju.

Dalam forum tingkat tinggi ini, Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato utama yang menekankan beberapa poin krusial:

  • Penguatan Solidaritas Global South: Mendorong kerja sama pembangunan yang saling menguntungkan tanpa syarat politik yang membebani.
  • Stabilitas Rantai Pasok Global: Menjamin kelancaran distribusi komoditas pangan dan energi di tengah ketidakpastian geopolitik global.
  • Akselerasi Transisi Energi: Menuntut komitmen pendanaan iklim yang adil bagi negara-negara berkembang guna mewujudkan target emisi nol bersih.

Rencana Pertemuan Bilateral di Sela-Sela KTT

Selain menghadiri sesi pleno dan dialog tingkat tinggi BRICS, Presiden Prabowo Subianto diagendakan melangsungkan serangkaian pertemuan bilateral dengan kepala negara dan kepala pemerintahan negara-negara anggota BRICS maupun negara mitra. Pembahasan bilateral ini difokuskan pada peningkatan volume perdagangan, investasi sektor manufaktur teknologi tinggi, dan kerja sama pertahanan maritim.

Kunjungan kerja ini menegaskan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif, di mana Jakarta terus merajut kemitraan erat dengan berbagai blok ekonomi global demi percepatan pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS olivia-hartono

Reporter Sepak Bola. Fokus pada Liga 1, Timnas, dan sepak bola Asia Tenggara.

Comments (0)

User