BUENOS AIRES — Hakim Federal Argentina, Sebastián Casanello, secara resmi menghentikan proses hukum dan membebaskan Duta Besar Argentina untuk Uni Eropa, Fernando Iglesias, dari dugaan tindak pidana pengayaan aset secara tidak sah (enriquecimiento ilícito). Keputusan ini diambil menyusul hasil audit forensik keuangan independen yang membuktikan seluruh harta kekayaan mantan anggota parlemen tersebut diperoleh dari sumber yang sah dan terverifikasi.
Perkara hukum yang telah bergulir sejak awal 2021 ini bermula dari laporan yang diajukan oleh politisi sayap kiri sekaligus anggota parlemen dari koalisi Frente de Todos, Rodolfo Tailhade. Putusan pengadilan federal juga secara tegas menyatakan bahwa proses hukum yang sempat berjalan tidak mencoreng nama baik maupun kehormatan diplomat senior tersebut.
Awal Mula Tuduhan Lonjakan Harta Kekayaan
Kasus ini mencuat setelah Tailhade meneliti laporan harta kekayaan penyelenggara negara milik Iglesias yang diserahkan kepada Kantor Antikorupsi Argentina (Oficina Anticorrupción). Tailhade menuding adanya peningkatan kekayaan yang dinilai janggal dalam kurun waktu dua tahun masa jabatan Iglesias sebagai anggota parlemen nasional.
Dalam materi gugatannya, pelapor membeberkan rincian kenaikan nilai kekayaan yang dilaporkan sebagai berikut:
- Tahun Fiskal 2017: Iglesias melaporkan total kekayaan bersih senilai 3.751.753,98 peso Argentina.
- Tahun Fiskal 2019: Total aset melonjak menjadi 12.250.198,90 peso Argentina dengan liabilitas/utang tercatat sebesar 2.210.000 peso Argentina, sehingga kekayaan bersih tercatat senilai 10.040.198,90 peso Argentina.
Hasil Audit Forensik Keuangan Mematahkan Dugaan Pidana
Menindaklanjuti laporan tersebut, berkas perkara dilimpahkan ke Pengadilan Kriminal dan Koreksional Federal Nomor 7 (Juzgado Criminal y Correccional Federal N° 7). Jaksa Federal Ramiro González kemudian memerintahkan audit akuntansi forensik mendalam untuk menguji keabsahan seluruh arus kas dan perolehan aset sang pejabat.
"Aset dan seluruh variasi nilai patrimonial yang tercatat terbukti memiliki landasan yang sah dari penghasilan resmi yang telah diakreditasi, serta sumber dana lain yang diverifikasi secara valid selama periode analisis," tegas Jaksa Ramiro González dalam kesimpulan resminya.
Kronologi Penyelidikan Kasus Fernando Iglesias
- 4 Februari 2021: Rodolfo Tailhade secara resmi mendaftarkan laporan dugaan pengayaan kekayaan tanpa dasar hukum yang sah terhadap Fernando Iglesias ke meja hijau.
- Tahap Penyelidikan: Berkas perkara diproses oleh Hakim Sebastián Casanello bersama Jaksa Ramiro González dengan melibatkan tim ahli akuntansi forensik pengadilan.
- Pemeriksaan Dokumen: Analisis mendalam dilakukan terhadap seluruh mutasi perbankan, penghasilan resmi kenegaraan, serta deklarasi pajak penghasilan periode 2017 hingga 2019.
- Penerbitan Putusan: Tanpa adanya tuntutan lanjutan dari pihak kejaksaan (sin impulso fiscal), pengadilan menerbitkan vonis bebas berkekuatan hukum tetap (sobreseimiento) demi hukum.
Dengan terbitnya putusan ini, seluruh tuduhan hukum terhadap Duta Besar Fernando Iglesias dinyatakan gugur secara total, sekaligus menegaskan integritas laporan kekayaan publik yang bersangkutan selama menjalankan fungsi pejabat publik.
Comments (0)