Teknologi

Messi Pensiun sebagai Top Skor Sejarah Timnas Argentina

Stadion Monumental menyaksikan akhir dari sebuah era. Dalam laga perpisahan melawan Benin pada Selasa malam, Lionel Messi kembali mencatatkan namanya di pa

Messi Pensiun sebagai Top Skor Sejarah Timnas Argentina

Stadion Monumental menyaksikan akhir dari sebuah era. Dalam laga perpisahan melawan Benin pada Selasa malam, Lionel Messi kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mengukuhkan diri sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Timnas Argentina. Kali bersamaan, kapten tim berusia 38 tahun itu menutup karier internasionalnya dengan rekor yang tampaknya akan bertahan puluhan tahun.

Sosok yang akrab disapa La Pulga itu menutup perjalanannya bersama jersey albiceleste dengan koleksi 126 gol dari 208 penampilan, atau rata-rata 0,60 gol per laga. Angka tersebut menempatkannya jauh di atas para pesaing terdekatnya dalam daftar sepanjang masa, dengan selisih yang oleh banyak pengamat disebut sulit sekali dikejar generasi berikutnya.

Selisih Raksasa dengan Legenda Lain

Di posisi kedua terdapat nama Gabriel Omar Batistuta, penyerang ikonik Fiorentina dan Roma yang mengemas 56 gol dalam 78 laga. Rata-rata 0,72 gol per pertandingan menjadikannya striker paling efisien di antara sepuluh besar, namun jumlah totalnya tertinggal 70 gol dari Messi. Posisi ketiga ditempati Lautaro Martínez, satu-satunya pemain aktif dalam daftar tersebut, dengan 42 gol dari 86 pertandingan.

PemainGolLagaRata-rata
Lionel Messi1262080,60
Gabriel Batistuta56780,72
Lautaro Martínez42860,49
Sergio Agüero421010,42
Hernán Crespo35640,55

Sergio Agüero berbagi posisi keempat bersama Lautaro dengan torehan 42 gol, meski membutuhkan 101 laga untuk mencapainya. Sementara itu, Hernán Crespo melengkapi jajaran elit dengan 35 gol, sebelum daftar ini ditutup oleh nama-nama besar lainnya seperti Diego Maradona dan Guillermo Stábile.

"Ini bukan sekadar angka. Ini adalah dedikasi dua dekade, cedera, kekalahan, dan akhirnya piala dunia. Messi memberikan segalanya kepada Argentina," ujar seorang analis sepak bola lokal yang mengomentari pertandingan perpisahan tersebut.

Peran Lautaro Melanjutkan Estafet

Pencapaian Lautaro pada jeda internasional ini semakin mengukuhkan statusnya sebagai penerus alami Messi di lini depan. Penyerang Inter Milan itu mencetak gol ke gawang Bolivia dan Burkina Faso, mengangkat totalnya menjadi setara dengan Agüero. Meski demikian, jarak dengan Messi masih sangat lebar — sekitar 84 gol — dan para analis menilai dibutuhkan konsistensi luar biasa untuk mendekati rekor tersebut.

  • Messi: 126 gol, 208 laga, juara Piala Dunia 2022 dan tiga Copa América.
  • Batistuta: 56 gol, 78 laga, rekor efisien tertinggi dalam daftar.
  • Lautaro Martínez: 42 gol, 86 laga, satu-satunya pemain aktif di posisi tiga besar.
  • Agüero: 42 gol, 101 laga, penyerang generasi emas Argentina.

Messi menutup kariernya bersama timnas dengan seluruh gelar kolektif mungkin, termasuk trofi Piala Dunia 2022 di Qatar yang lama dinantikan. Kapten terakhir generasi emas ini pergi dengan rekor individu melimpah dan kenangan yang tak terhapuskan bagi jutaan pendukung albiceleste di seluruh dunia.

• 126 gol dari 208 laga (rata-rata 0,60) • Batistuta di posisi kedua dengan 56 gol • Lautaro Martínez jadi satu-satunya pemain aktif di 10 besar

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS grace-winata

Reporter Basket. Meliput IBL, NBA, dan basket Asia.

Comments (0)

User