Teknologi

Gary, Indiana — Ribuan Warga Indiana Barat Laut Masih Tanpa Listrik Dua Pekan

Lampu-lampu di sepanjang jalanan Gary, Indiana, masih padam. Hampir dua pekan setelah badai dahsyat menerjang kawasan barat laut Indiana pada 11 Agustus la

Gary, Indiana — Ribuan Warga Indiana Barat Laut Masih Tanpa Listrik Dua Pekan

Lampu-lampu di sepanjang jalanan Gary, Indiana, masih padam. Hampir dua pekan setelah badai dahsyat menerjang kawasan barat laut Indiana pada 11 Agustus lalu, ribuan rumah di wilayah itu masih bergantung pada genset, lilin, dan senter untuk bertahan di malam hari. Pemandangan yang sama terlihat di seantero kawasan: dahan patah berserakan di trotoar, atap rumah tertindih batang pohon raksasa, dan kabel listrik yang menggantung putus dari tiangnya. Bagi warga yang terdampak, ketidakpastian kapan listrik kembali menyala menjadi ujian kesabaran yang tak kunjung usai.

Foto yang diabadikan jurnalis foto Scott Olson pada 20 Agustus memperlihatkan pekerja dari True Cut Tree Care, perusahaan penebangan pohon asal Farmington, Michigan, tengah mengangkat sebuah pohon tumbang dari depan rumah warga di Gary, Indiana. Mereka adalah bagian dari gelombang bantuan lintas negara bagian yang dikerahkan untuk mempercepat pemulihan setelah badai memporak-porandakan infrastruktur kelistrikan di kawasan tersebut.

Gelombang Badai 11 Agustus yang Menyisakan Kerusakan Luas

Badai yang melanda pada 11 Agustus itu bukan sekadar hujan deras biasa. Angin kencang yang menyertainya menumbangkan ratusan pohon dalam hitungan jam, banyak di antaranya jatuh tepat di atas rumah, kendaraan, dan jaringan kabel listrik. Di sejumlah lingkungan permukiman, jalanan berubah menjadi lautan puing yang menghalangi akses kendaraan darurat dan tim perbaikan.

Hampir dua pekan pascabadai, ribuan pelanggan di barat laut Indiana masih tercatat tanpa aliran listrik. Angka ini menunjukkan betapa parahnya kerusakan yang ditinggalkan badai, sekaligus menjadi pengingat bahwa pemulihan infrastruktur kelistrikan pascabencana kerap membutuhkan waktu jauh lebih lama dari perkiraan awal, terutama ketika jaringan tiang dan kabel tertimpa pohon dalam jumlah besar.

"Kami sudah terbiasa menghadapi badai, tetapi kali ini benar-benar berbeda," ujar seorang warga Gary yang enggan disebutkan namanya. "Pohon-pohon besar tumbang seperti batang korek api. Rumah saya selamat, tetapi tetangga saya tidak seberuntung itu." Suaranya bergetar saat mengenang detik-detik pohon di halaman rumahnya hampir menimpa kamar tidur anaknya.

Bantuan Lintas Negara Bagian dari Michigan

Untuk mempercepat pemulihan, tim penebangan pohon didatangkan dari luar negara bagian Indiana. True Cut Tree Care, perusahaan yang berbasis di Farmington, Michigan, menjadi salah satu yang terlihat paling aktif bekerja di Gary. Mereka bertugas membersihkan batang-batang pohon yang tumbang, terutama yang menimpa rumah dan jaringan listrik, agar tim utilitas dapat masuk dan memperbaiki infrastruktur yang rusak.

Pekerjaan ini berjalan lambat dan berbahaya. Setiap pohon harus dipotong bertahap dengan gergaji mesin, diikat dengan tali, lalu diangkat menggunakan alat berat sebelum batangnya bisa disingkirkan dari rumah atau kabel listrik. Pohon yang masih menyangkut di kabel harus ditangani lebih dulu karena berisiko tersengat aliran listrik, sehingga kerja sama antara tim penebangan dan teknisi kelistrikan menjadi kunci.

"Fokus kami adalah membersihkan pohon yang menimpa rumah dan jaringan listrik secepat mungkin," ujar salah satu koordinator lapangan tim penebangan yang bekerja di Gary. "Selama masih ada pohon yang menggantung di kabel, tim listrik tidak bisa bekerja. Keselamatan adalah prioritas nomor satu, baik untuk warga maupun untuk kru kami sendiri."

Beban Berat Warga di Tengah Pemulihan yang Lambat

Di balik kerja keras para pekerja, warga yang rumahnya masih gelap harus menjalani keseharian dengan penuh keterbatasan. Makanan di lemari es membusuk dan terpaksa dibuang, obat-obatan yang membutuhkan pendinginan menjadi tidak aman dikonsumsi, sementara anak-anak harus belajar dan mengerjakan tugas sekolah dengan penerangan seadanya. Bagi lansia dan keluarga dengan bayi, kondisi ini terasa lebih berat lagi.

Kesabaran warga mulai menipis seiring waktu yang terus berjalan tanpa kejelasan kapan listrik di rumah mereka akan kembali menyala. Banyak yang mulai mengandalkan genset secara bergantian dengan tetangga, sebagian lainnya memilih mengungsi ke rumah kerabat di kawasan yang sudah pulih. Keluhan tentang lambatnya respons pun bermunculan di media sosial, meski para petugas di lapangan menegaskan bahwa kerusakan yang terjadi memang luar biasa besarnya.

Harapan di Tengah Puing-Puing

Meski proses pemulihan berjalan berat, ada secercah harapan. Setiap hari, sejumlah kawasan yang sebelumnya gelap mulai menyala kembali satu per satu. Prioritas perbaikan diarahkan pada fasilitas kesehatan, layanan darurat, dan warga rentan, sementara tim tambahan terus didatangkan dari berbagai daerah untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan.

Bagi warga barat laut Indiana, badai 11 Agustus akan dikenang sebagai salah satu bencana yang paling menguji ketangguhan mereka. Namun di balik puing-puing dan kabel yang masih menggantung, semangat gotong royong antarwarga dan kerja keras para pekerja lintas negara bagian menjadi pengingat bahwa pemulihan, meski lambat, tetap sedang berjalan.

[SOCIAL_TWEET]: Dua pekan pascabadai, ribuan warga Indiana Barat Laut masih tanpa listrik. Tim penebangan dari Michigan dikerahkan untuk mempercepat pemulihan. #Indiana #Badai #PemadamanListrik [SOCIAL_TG]: ⚡ BERITA TERDEPAN: Ribuan warga Indiana Barat Laut masih tanpa listrik dua pekan setelah badai 11 Agustus. Tim penebangan asal Michigan dikerahkan ke Gary untuk membersihkan pohon tumbang. Simak liputan lengkapnya di Terdepan.id.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS grace-winata

Reporter Basket. Meliput IBL, NBA, dan basket Asia.

Comments (0)

User