Bisnis

Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Kotawaringin Timur Kalteng

KOTAWARINGIN TIMUR — Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan di wilayah Kalimantan Tengah. Sebanyak 40 personel gabunga

Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Karhutla di Kotawaringin Timur Kalteng

KOTAWARINGIN TIMUR — Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus digencarkan di wilayah Kalimantan Tengah. Sebanyak 40 personel gabungan yang terdiri dari unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, TNI, Polri, serta relawan masyarakat bahu-membahu memadamkan kobaran api yang melanda Desa Kanyala, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Operasi pemadaman darat telah memasuki hari kedua sejak titik api pertama kali terdeteksi. Api yang membakar vegetasi semak belukar dan lahan gambut kering tersebut memicu kepulan asap pekat yang berpotensi mengganggu kualitas udara dan jarak pandang di sekitar kawasan permukiman maupun perkebunan.

Kronologi dan Langkah Penanganan di Lapangan

Kondisi cuaca terik yang disertai hembusan angin kencang mempercepat perambatan api di area terbuka. Tim satuan tugas darat langsung dikerahkan ke titik koordinat guna melokalisasi kobaran agar tidak merembet ke kawasan konsesi dan perkebunan warga.

Berikut rangkaian penanganan pemadaman karhutla di Desa Kanyala:

  1. Pendeteksian Dini dan Verifikasi Titik Panas: Petugas patroli gabungan mengonfirmasi kemunculan titik api (hotspot) di kawasan lahan gambut kering Desa Kanyala.
  2. Mobilisasi Tim dan Peralatan: Sekitar 40 personel diterjunkan dengan membawa mesin pompa air jinjing, selang pemadam, serta peralatan manual pembuat sekat bakar.
  3. Penyekatan dan Pemadaman Inti: Petugas menyemprotkan air bertekanan tinggi ke pusat api dan membasahi area perbatasan untuk mencegah penjalaran lebih luas.
  4. Proses Pembasahan (Mopping Up): Mengingat karakteristik lahan gambut yang menyimpan bara di bawah permukaan tanah, penyiraman mendalam terus dilakukan hingga sisa asap hilang sepenuhnya.
"Kami berupaya memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada di lapangan. Karakteristik lahan gambut menuntut kami tidak hanya memadamkan api di permukaan, tetapi juga menyuntikkan air ke dalam lapisan tanah agar bara benar-benar padam," ungkap salah seorang koordinator lapangan satgas karhutla.

Tantangan Operasi dan Hambatan Sumber Air

Operasi pemadaman karhutla di Kecamatan Telawang menghadapi sejumlah kendala teknis dan geografis. Sumber air alami di sekitar lokasi mulai menyusut akibat minimnya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir, sehingga petugas harus membentangkan selang air ratusan meter menuju parit atau kanal terdekat.

Selain kendala pasokan air, akses jalan setapak yang sulit dilalui kendaraan roda empat pemadam memaksa petugas memikul mesin pompa dan perlengkapan secara manual menembus vegetasi yang lebat.

Strategi Pencegahan dan Imbauan Kewaspadaan

Guna mencegah munculnya titik api baru, pemerintah daerah bersama aparat keamanan meningkatkan intensitas patroli dan pengawasan berkala. Langkah mitigasi yang diterapkan meliputi:

  • Patroli Terpadu: Monitoring rutin harian di area rawan kebakaran dan semak belukar kering.
  • Pemberdayaan Masyarakat Peduli Api (MPA): Penguatan peran warga desa dalam pelaporan dini dan aksi pemadaman awal.
  • Penegakan Hukum Tegas: Larangan keras membuka lahan perkebunan dengan cara membakar sesuai peraturan perundang-undangan.

Masyarakat di seluruh wilayah Kotawaringin Timur diimbau untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran sampah maupun pembersihan lahan sembarangan selama musim kemarau berlangsung guna menghindari ancaman bencana kabut asap yang lebih luas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fahmi-reza

Reporter MotoGP/Formula 1. Meliput balapan motor dan mobil internasional.

Comments (0)

User