Teknologi

Spanyol — Penyintas Koma Ungkap Pengalaman Tersiksa Mendengar Lagu yang Diputar Berulang

Anggapan umum yang menyebutkan bahwa pasien dalam kondisi koma sama sekali tidak mampu merasakan atau mendengar situasi di sekitarnya terbantahkan oleh kes

Spanyol — Penyintas Koma Ungkap Pengalaman Tersiksa Mendengar Lagu yang Diputar Berulang

Anggapan umum yang menyebutkan bahwa pasien dalam kondisi koma sama sekali tidak mampu merasakan atau mendengar situasi di sekitarnya terbantahkan oleh kesaksian seorang wanita asal Andalusia, Spanyol, bernama Kenya Moreno. Setelah menjalani masa perawatan intensif selama satu bulan penuh akibat komplikasi kesehatan yang parah, Kenya membagikan pengalaman mengejutkan yang dialaminya selama terbaring tidak sadarkan diri di ruang rawat rumah sakit.

Melalui sebuah unggahan video di media sosial TikTok yang telah disaksikan jutaan kali, Kenya menceritakan bagaimana dirinya harus menanggung apa yang ia gambarkan sebagai siksaan psikologis. Hal ini terjadi lantaran diputarkannya satu lagu yang sama secara terus-menerus tanpa jeda di kamar perawatannya sepanjang bulan tersebut.

Kronologi Peristiwa dan Pengalaman Sensorik Selama Koma

Kisah ini bermula dari niat baik sang ibunda yang ingin memberikan dorongan semangat dan stimulasi kesembuhan bagi putrinya. Namun, kendala teknis dan ketidaktahuan justru memicu pengalaman yang tidak menyenangkan bagi pasien.

  1. Kondisi Kritis Pasien: Kenya Moreno dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami masalah kesehatan serius yang menyebabkannya mengalami penurunan kesadaran total hingga dinyatakan koma selama 30 hari.
  2. Inisiatif Pemutaran Musik: Mengingat sang putri merupakan penggemar berat duo penyanyi Spanyol bernama Gemeliers, ibunya berinisiatif membeli album bertajuk Lo mejor está por venir untuk diputar di kamar perawatan.
  3. Pemutaran Berulang Tanpa Henti: Pemutar musik di ruangan tersebut ternyata tersetel dalam mode pemutaran berulang (loop), sehingga satu lagu yang sama terus terdengar siang dan malam selama sebulan penuh.
  4. Respon Bawah Sadar: Meskipun fisiknya lumpuh dan matanya terpejam, indra pendengaran Kenya tetap bekerja aktif dan merekam seluruh lantunan lagu tersebut ke alam bawah sadarnya.
"Tolong, jangan putarkan musik untuk orang yang sedang koma. Orang-orang yang koma itu masih bisa mendengar. Kami juga memiliki perasaan. Saya mendengar lagu itu sepanjang waktu sampai-sampai di dalam tidur saya berpikir, kesalahan apa yang sedang saya tebus saat ini? Itu adalah sebuah siksaan," ujar Kenya dalam video kesaksiannya.

Sensasi Fisik dan Tinjauan Medis Persepsi Pasien Koma

Selain rasa jenuh yang mendalam akibat paparan lagu yang berulang, Kenya menuturkan bahwa ingatan lain yang paling membekas selama masa koma adalah sensasi kedinginan yang amat menusuk. Rasa dingin yang dialaminya begitu ekstrem hingga membuatnya berpikir dirinya tidak akan mampu bertahan hidup di tengah kondisi tersebut.

Pengalaman yang dibagikan Kenya ini sejalan dengan sejumlah literatur medis modern di bidang neurosains. Penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat kesadaran tertentu, stimulus sensorik—terutama jalur pendengaran—masih dapat diproses oleh korteks auditori otak manusia.

  • Aktivitas Otak Pasien: Respon saraf terhadap suara sering kali tetap terdeteksi pada pasien koma atau keadaan vegetatif melalui pemeriksaan electroencephalogram (EEG).
  • Pentingnya Kontrol Stimulus: Tenaga medis menyarankan agar stimulasi suara yang diberikan kepada pasien tidak bersifat monoton atau berlebihan agar tidak menimbulkan kelelahan sensorik.
  • Kenyamanan Termal: Pengaturan suhu ruangan pasien rawat inap intensif sangat krusial guna menghindari stres fisiologis yang dirasakan di bawah alam sadar.

Kesaksian Kenya kini menjadi pengingat penting bagi publik maupun tenaga kesehatan agar lebih memperhatikan lingkungan sekitar pasien yang tidak sadarkan diri, mengingat persepsi dan emosi mereka kemungkinan besar masih bekerja meski tanpa adanya respons motorik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS grace-winata

Reporter Basket. Meliput IBL, NBA, dan basket Asia.

Comments (0)

User