Teknologi

Samsung Dikabarkan Garap Headphone Over-Ear untuk Lawan AirPods Max

Pernahkah Anda merasa ponsel pintar Anda belum 'lengkap' tanpa perangkat audio yang sepadan? Bagi sebagian besar pengguna, earbuds nirkabel memang sudah menjadi teman setia—baik untuk rapat daring, ...

Samsung Dikabarkan Garap Headphone Over-Ear untuk Lawan AirPods Max

Pernahkah Anda merasa ponsel pintar Anda belum 'lengkap' tanpa perangkat audio yang sepadan? Bagi sebagian besar pengguna, earbuds nirkabel memang sudah menjadi teman setia—baik untuk rapat daring, olahraga pagi, maupun sekadar menikmati musik di perjalanan. Namun, ada satu segmen yang selama ini terasa kosong di ekosistem Samsung: headphone over-ear, yakni headphone berukuran besar yang menutup seluruh telinga. Kini, temuan terbaru dari proses pengembangan produk menunjukkan bahwa raksasa teknologi asal Korea Selatan itu tengah menyiapkan headphone over-ear yang diposisikan sebagai pelengkap lini Galaxy Buds sekaligus penantang langsung AirPods Max milik Apple.

Kabar ini penting bukan hanya bagi penggemar audio, tetapi juga bagi siapa pun yang sedang menimbang pindah ekosistem. Keberadaan headphone premium dalam satu keluarga produk akan membuat perangkat Samsung terasa lebih utuh—mulai dari ponsel Galaxy, smartwatch, hingga earbuds—tanpa harus berpaling ke merek lain untuk kebutuhan mendengarkan yang lebih serius.

Ibarat Rumah yang Baru Lengkap dengan Atapnya

Bayangkan ekosistem perangkat seperti sebuah rumah. Selama ini Samsung sudah memiliki fondasi kokoh lewat lini Galaxy Buds—earbuds atau earphone nirkabel yang menempel di telinga. Namun, rumah itu belum beratap: belum ada headphone ukuran penuh yang biasanya menawarkan suara lebih besar, bass lebih dalam, dan kenyamanan mendengarkan berjam-jam. Kehadiran headphone over-ear ini ibarat memasang atap: ekosistem audio Samsung menjadi lengkap dari sisi portabilitas sekaligus kualitas suara.

Perbedaan mendasar antara earbuds dan over-ear memang nyata. Earbuds unggul dalam kepraktisan berkat ukurannya yang mungil, sementara over-ear menawarkan driver (komponen penghasil suara) yang lebih besar, ruang akustik yang lebih lega, serta isolasi kebisingan yang lebih alami karena telinga tertutup penuh. Inilah alasan para audiophile—pecinta audio berketelitian tinggi—tetap memilih headphone besar meski earbuds terus membaik dari generasi ke generasi.

Menantang Raja Kelas Premium: AirPods Max

Sasaran persaingan yang dibidik cukup jelas: AirPods Max. Produk andalan Apple ini pertama kali dirilis pada Desember 2020 dengan harga 549 dolar AS—setara belasan juta rupiah—dan hingga kini tetap menjadi rujukan headphone premium kelas atas. Meski usianya sudah lebih dari lima tahun, AirPods Max masih punya daya tarik berkat desainnya yang ikonik dan integrasi erat dengan ekosistem Apple. Samsung tentu tidak ingin membiarkan segmen ini tanpa perlawanan, apalagi lini Galaxy Buds terbukti mampu bersaing dengan AirPods standar di kelas menengah.

Menariknya, Samsung bukan pendatang baru di dunia headphone. Jauh sebelumnya, pada 2014, perusahaan sempat meluncurkan Samsung Level Over, headphone over-ear yang cukup dihargai pada zamannya. Namun, setelah itu fokus Samsung nyaris sepenuhnya berpindah ke earbuds: dari Galaxy Buds generasi pertama pada 2019, Galaxy Buds Pro pada 2021, Galaxy Buds2 Pro pada 2022, hingga Galaxy Buds3 Pro pada 2025 yang dilengkapi teknologi ANC (Active Noise Cancelling/pembatalan bising aktif). Kini, temuan pengembangan produk menunjukkan Samsung ingin kembali ke akar over-ear dengan pendekatan yang jauh lebih modern.

Dari Temuan Menuju Kenyataan: Masih Butuh Konfirmasi

Perlu ditegaskan bahwa kabar ini masih berasal dari temuan proses pengembangan produk, bukan pengumuman resmi. Artinya, spesifikasi final, tanggal rilis, maupun harga belum bisa dipastikan. Namun, pola historis Samsung memberi petunjuk: perusahaan cenderung melengkapi lini audio flagship-nya pada kuartal kedua atau ketiga setiap tahun, bertepatan dengan perilisan ponsel lipat generasi terbaru. Jika pola itu bertahan, bukan mustahil headphone over-ear ini diperkenalkan dalam waktu dekat.

Yang juga patut dinanti adalah fitur khas Samsung yang mungkin ikut dibawa: integrasi dengan aplikasi Galaxy Wearable, koneksi multi-perangkat yang mulus, dukungan kodek audio resolusi tinggi, hingga sinkronisasi dengan smart TV Samsung. Semua itu akan menjadi nilai tawar yang sulit ditandingi pemain lain yang tidak memiliki ekosistem selengkap Samsung.

Mengapa Ini Penting bagi Konsumen Indonesia

Bagi konsumen Indonesia, kehadiran pemain besar kedua di segmen headphone premium hampir selalu berarti satu hal: harga menjadi lebih kompetitif. Saat hanya ada satu pilihan dominan, harga cenderung kaku; saat ada dua raksasa yang bersaing, konsumenlah yang menikmati efisiensi—baik lewat harga, fitur, maupun program promosi. Apalagi pasar audio nirkabel di dalam negeri terus tumbuh seiring melonjaknya kebiasaan mendengarkan podcast, musik, dan menonton konten video setiap hari.

Kesimpulannya, langkah Samsung ini menunjukkan bahwa pertarungan ekosistem kini merambah ke seluruh lini produk—bukan lagi sekadar urusan ponsel. Jika kabar ini terbukti benar, konsumen akan memiliki lebih banyak pilihan kelas premium dengan harga yang lebih masuk akal. Teknologi memang bergerak pelan namun pasti: dari earbuds mungil, kini menuju headphone besar yang siap menggelegar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS olivia-hartono

Reporter Sepak Bola. Fokus pada Liga 1, Timnas, dan sepak bola Asia Tenggara.

Comments (0)

User