Bisnis

PLN dan Pelindo Resmikan Fasilitas Listrik Kapal di Tanjung Priok

JAKARTA — PT PLN (Persero) bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo resmi mengoperasikan dua unit fasilitas Onshore Power Supply (OPS) berkapa

PLN dan Pelindo Resmikan Fasilitas Listrik Kapal di Tanjung Priok

JAKARTA — PT PLN (Persero) bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo resmi mengoperasikan dua unit fasilitas Onshore Power Supply (OPS) berkapasitas 1 Mega Volt Ampere (MVA) di Dermaga Serbaguna Nusantara (DSN), Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata kedua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut dalam mempercepat dekarbonisasi serta mendorong efisiensi energi di sektor maritim nasional.

Fasilitas Onshore Power Supply memungkinkan kapal-kapal yang bersandar di pelabuhan untuk mematikan mesin bantu berbahan bakar fosil dan beralih menggunakan pasokan listrik ramah lingkungan langsung dari darat. Inisiatif ini selaras dengan target pemerintah menuju Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060.

Transformasi Layanan Pelabuhan Ramah Lingkungan

Penerapan teknologi OPS di pelabuhan tersibuk di Indonesia ini dinilai menjadi tonggak penting dalam standardisasi green port bertaraf internasional. Direksi PLN menegaskan bahwa penyediaan infrastruktur kelistrikan ramah lingkungan merupakan pilar penting dalam transisi energi di sektor transportasi laut.

"Kolaborasi ini bukan sekadar penyediaan pasokan listrik, melainkan transformasi fundamental dalam ekosistem pelabuhan. Kami memastikan keandalan daya listrik agar operasional kapal saat bersandar menjadi jauh lebih efisien, bersih, dan bebas polusi udara," ujar perwakilan manajemen PLN.

Dari perspektif operator pelabuhan, pemanfaatan fasilitas daya darat ini diharapkan mampu menarik lebih banyak armada kapal internasional yang telah menerapkan regulasi ketat terkait kepatuhan emisi gas buang global.

Kronologi dan Tahapan Implementasi Fasilitas Listrik Kapal

Pengembangan hingga peresmian fasilitas OPS 1 MVA di Dermaga Serbaguna Nusantara melalui serangkaian tahapan terukur:

  1. Kajian Teknis dan Penjajakan Kebutuhan: Tim gabungan PLN dan Pelindo memetakan karakteristik kebutuhan konsumsi daya kapal logistik serta kapal niaga yang kerap bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok.
  2. Pembangunan Infrastruktur Kelistrikan: PLN membangun jaringan distribusi khusus serta memasang dua unit konverter daya modular berkapasitas total 1 MVA yang kompatibel dengan berbagai standar kelistrikan kapal internasional.
  3. Uji Coba Sinkronisasi Beban (Commissioning Test): Tahap pengetesan transmisi daya dilakukan secara bertahap pada armada kapal uji untuk memastikan stabilitas tegangan dan proteksi sistem kelistrikan.
  4. Peresmian dan Operasionalisasi Penuh: Fasilitas OPS resmi beroperasi dan terintegrasi ke dalam sistem layanan kepelabuhanan modern Pelindo.

Dampak Efisiensi dan Reduksi Emisi Maritim

Penggunaan daya darat saat kapal bersandar memberikan berbagai dampak positif signifikan terhadap operasional pelabuhan serta kelestarian lingkungan sekitar:

  • Reduksi Emisi Gas Buang: Mampu memangkas emisi karbon dioksida (CO2), sulfur oksida (SOx), dan nitrogen oksida (NOx) secara drastis di kawasan pelabuhan.
  • Efisiensi Biaya Operasional: Mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis Marine Fuel Oil (MFO) atau solar bagi operator kapal hingga 30–40 persen selama masa sandar.
  • Penurunan Polusi Suara: Meredam kebisingan dan getaran mesin generator kapal di dermaga, menciptakan lingkungan kerja pelabuhan yang lebih aman dan nyaman.

Ke depan, PLN dan Pelindo berencana mereplikasi penyediaan fasilitas serupa di berbagai pelabuhan strategis lainnya di seluruh Indonesia guna mempercepat terwujudnya koridor pelayaran hijau berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS olivia-hartono

Reporter Sepak Bola. Fokus pada Liga 1, Timnas, dan sepak bola Asia Tenggara.

Comments (0)

User