Teknologi

Mengidap Penyakit ALS, Jai Arrow Tuntaskan Laga ke-100 Sebelum Pensiun

Dunia olahraga rugbi Australia diselimuti suasana emosional setelah bintang South Sydney Rabbitohs, Jai Arrow, memutuskan pensiun pada usia 31 tahun. Keput

Mengidap Penyakit ALS, Jai Arrow Tuntaskan Laga ke-100 Sebelum Pensiun

Dunia olahraga rugbi Australia diselimuti suasana emosional setelah bintang South Sydney Rabbitohs, Jai Arrow, memutuskan pensiun pada usia 31 tahun. Keputusan gantung sepatu ini diambil setelah dirinya secara mendadak didiagnosis menderita Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) atau penyakit degeneratif neuron motorik yang menyerang sistem saraf.

Kendati vonis medis tersebut menghentikan karier profesionalnya lebih cepat, Arrow berhasil menutup perjalanannya dengan catatan gemilang. Melalui dispensasi khusus dari operator National Rugby League (NRL) serta dukungan penuh dari klub dan para rival, ia diberi kesempatan menuntaskan dua pertandingan terakhir demi menggenapkan rekor 100 laga bersama South Sydney Rabbitohs di hadapan lebih dari 40.000 penonton.

Kronologi Perjalanan Karier dan Vonis Medis Jai Arrow

Karier Jai Arrow berada di puncak performa ketika kabar buruk terkait kesehatannya tiba. Berikut merupakan urutan peristiwa yang menandai fase krusial dalam karier sang atlet:

  1. Awal Karier di NRL: Memulai debut profesional dengan memperkuat Brisbane Broncos dan Gold Coast Titans, sebelum kemudian mendapatkan panggilan bergengsi membela tim representatif Queensland Maroons.
  2. Bergabung dengan Rabbitohs (2021): Menjadi pilar lini depan South Sydney Rabbitohs dan bahkan sukses terpilih sebagai salah satu pemain terbaik turnamen pada musim kompetisi sebelumnya.
  3. Diagnosis ALS (Mei): Saat mengantongi 98 laga bersama Rabbitohs dan total 178 penampilan di NRL, Arrow menerima hasil pemeriksaan medis yang menyatakan dirinya mengidap gangguan neuron motorik.
  4. Izin Khusus Otoritas Liga: Pihak NRL, tim medis, serta klub lawan menyetujui izin bermain terbatas agar Arrow dapat melakoni dua laga tersisa.
  5. Laga Perpisahan ke-100: Arrow resmi menggenapkan 100 pertandingan bersama Rabbitohs dengan mengenakan seragam khusus dalam momen perpisahan yang dihadiri puluhan ribu suporter.

Solidaritas Liga dan Penghormatan Terakhir di Lapangan

Pemberian izin bagi pemain dengan kondisi penyakit saraf seperti ALS merupakan peristiwa luar biasa di kompetisi rugbi dunia. Langkah ini diambil setelah evaluasi medis mendalam demi menjamin keselamatan Arrow selama beberapa menit di lapangan.

"Dukungan luar biasa dari seluruh elemen liga, rekan setim, hingga para rival membuktikan bahwa nilai sportivitas dan rasa hormat melampaui batas rivalitas di atas lapangan hijau."

Dalam laga pamungkasnya, klub meluncurkan kostum khusus untuk menggalang kepedulian terhadap riset penyakit ALS. Penghormatan berdiri (standing ovation) diberikan oleh publik stadion saat Arrow ditarik keluar lapangan untuk terakhir kalinya, menandai babak akhir dari 178 total penampilannya di kasta tertinggi rugbi Australia.

Dampak ALS terhadap Karier Olahragawan

Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS) merupakan penyakit saraf progresif yang merusak sel saraf motorik di otak dan sumsum tulang belakang. Kondisi ini secara bertahap memicu kelemahan otot, hilangnya kontrol motorik, hingga kelumpuhan, sehingga partisipasi dalam olahraga kontak fisik benturan tinggi menjadi sangat mustahil untuk dilanjutkan secara jangka panjang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS toni-kurniadi

Reporter E-Sports. Meliput Mobile Legends, Valorant, dan industri gaming.

Comments (0)

User