Bisnis

InterSystems Gelar Asia Ready 2026 Perkuat Infrastruktur Digital AI

Di tengah gelombang pesat transformasi teknologi global, adopsi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) telah bergeser dari sekadar wacana inovasi m

InterSystems Gelar Asia Ready 2026 Perkuat Infrastruktur Digital AI

Di tengah gelombang pesat transformasi teknologi global, adopsi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) telah bergeser dari sekadar wacana inovasi menjadi kebutuhan strategis utama bagi sektor bisnis maupun pemerintah di kawasan Asia Pasifik. Namun, akselerasi implementasi AI yang masif kerap kali berbenturan dengan kenyataan pahit: infrastruktur data dasar yang rapuh dan terfragmentasi. Menjawab tantangan krusial tersebut, InterSystems resmi menggelar perhelatan tahunan InterSystems Asia Ready 2026, sebuah ajang strategis yang dirancang untuk merumuskan ulang tata kelola data serta memperkuat backbone atau tulang punggung digital organisasi dalam menyongsong era kecerdasan buatan yang kian kompleks.

Forum tingkat tinggi yang dihimpun oleh penyedia teknologi data global ini mempertemukan ratusan pimpinan teknologi, arsitek sistem, serta pemangku kebijakan dari berbagai negara Asia. Diskusi mendalam berfokus pada pentingnya membangun arsitektur data yang tangguh, terintegrasi, dan siap pakai sebelum sebuah organisasi memutuskan untuk mengadopsi solusi AI tingkat lanjut. Banyak perusahaan terjebak dalam euforia kecerdasan artifisial tanpa menyadari bahwa model AI tercanggih sekalipun tidak akan memberikan hasil presisi jika dipasok oleh data yang tidak tervalidasi dengan baik.

Navigasi Tantangan Integrasi Data di Era Kecerdasan Buatan

Salah satu isu utama yang mengemuka dalam perhelatan ini adalah keberadaan data silos atau penyekatan informasi yang masih marak terjadi di instansi skala besar. Data operasional yang tersebar di berbagai sistem warisan (legacy systems) kerap memperlambat proses analisis secara real-time. Hal ini merugikan perusahaan yang membutuhkan keputusan bisnis cepat berbasis bukti (evidence-based policy).

"Kecerdasan buatan hanya akan seefektif data yang memberinya makan. Tanpa fondasi data yang bersih, terintegrasi secara seamless, dan dapat diakses secara real-time, investasi bernilai jutaan dolar untuk teknologi AI akan menjadi sia-sia," ujar Luciano Brustia, Regional Managing Director InterSystems Asia Pacific, dalam sesi pembuka konferensi tersebut.

Penguatan Fondasi Sektor Krusial dan Komparasi Teknologi

Sektor kesehatan dan layanan keuangan menjadi dua bidang yang paling disorot dalam agenda InterSystems Asia Ready 2026. Di industri kesehatan, misalnya, integrasi data rekam medis elektronik yang sinkron sangat menentukan keselamatan jiwa pasien. Riset internal menunjukkan bahwa lebih dari 85% enterprise di Asia Pasifik mengalami kendala serius pada tahap remediasi data sebelum dapat mengimplementasikan model Machine Learning atau Generative AI.

Fitur Arsitektur Sistem Manajemen Tradisional InterSystems AI-Ready Backbone
Integrasi Data Terpisah dalam silos, butuh proses ETL manual Interoperabilitas bawaan secara real-time
Pemrosesan Analitik Batch processing dengan latensi tinggi Transaksional dan analitis simultan (HTAP)
Kesiapan AI Memerlukan pembersihan data berulang kali Siap dikonsumsi model AI/ML secara presisi

Menyiapkan Indonesia dan Kawasan Asia Pasifik Menuju 2026

Bagi negara berkembang seperti Indonesia, kesiapan infrastruktur digital menjadi kunci utama dalam memanfaatkan momentum bonus demografi dan pertumbuhan ekonomi digital. Perusahaan lokal dan instansi pemerintah dituntut untuk segera memodernisasi platform data mereka guna mempertahankan daya saing di tingkat regional. Keberadaan platform manajemen data modern seperti InterSystems IRIS memberikan kemampuan bagi organisasi untuk mengelola big data dalam skala masif tanpa mengorbankan performa sistem operasional yang sedang berjalan.

Memasuki target pencapaian pada tahun 2026, penyelarasan antara regulasi perlindungan data pribadi dan efisiensi operasional menjadi perhatian mendesak. Melalui konsistensi pengembangan infrastruktur digital yang andal, InterSystems berkomitmen untuk terus mendampingi korporasi di Asia Pasifik dalam mengubah kompleksitas data menjadi nilai tambah bisnis yang berkelanjutan. Penguatan tulang punggung digital bukan lagi sekadar pilihan teknis, melainkan investasi strategis jangka panjang demi mempertahankan relevansi di era kecerdasan buatan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS suwandi-tan

Editor Olahraga. Mantan jurnalis olahraga cetak. Meliput Piala Dunia 3 edisi.

Comments (0)

User