Teknologi

IHSG Diprediksi Rebound Mengikuti Penguatan Bursa Saham Global Hari Ini

Terdepan.id, JAKARTA — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berbalik arah dan menguat (rebound) pada perdagangan hari ini di Bursa Efek In

IHSG Diprediksi Rebound Mengikuti Penguatan Bursa Saham Global Hari Ini

Terdepan.id, JAKARTA — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berbalik arah dan menguat (rebound) pada perdagangan hari ini di Bursa Efek Indonesia (BEI). Optimisme pasar domestik ini terdorong oleh sentimen positif bursa global yang kompak ditutup di zona hijau pada akhir pekan lalu.

Kilas Balik Pelemahan IHSG dan Tekanan Aksi Jual Asing

Sebelumnya, IHSG menutup perdagangan akhir pekan lalu dengan koreksi yang cukup signifikan. Tekanan jual dari pemodal domestik maupun asing membuat indeks tergelincir ke zona merah, didorong oleh ketidakpastian makroekonomi global.

  1. Penutupan IHSG Akhir Pekan: Indeks terkoreksi sebesar 0,73 persen dan parkir di level 6.541,38.
  2. Aksi Jual Bersih (Net Sell) Asing: Investor asing membukukan penjualan bersih dengan total mencapai Rp733 miliar di seluruh pasar.
  3. Saham Paling Tertekan: Gelombang pelepasan portofolio asing terkonsentrasi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar, antara lain:
    • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
    • PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)
    • PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN)
    • PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO)
    • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI)

Katalis Penguatan Wall Street Menopang Sentimen Domestik

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, mengungkapkan bahwa peluang pemulihan indeks domestik pada awal pekan ini terbuka lebar. Kinerja positif bursa saham Amerika Serikat (Wall Street) diyakini menjadi katalis utama bagi pergerakan IHSG.

"IHSG berpotensi rebound hari ini, seiring dengan penguatan bursa saham Amerika Serikat. Data terbaru inflasi AS memberikan sinyal kenaikan suku bunga the Fed yang kian terukur," ujar Fanny Suherman dalam riset hariannya.

Pada penutupan perdagangan akhir pekan di Wall Street, tiga indeks utama kompak mencatatkan penguatan solid:

  • Indeks S&P 500 naik 0,86 persen.
  • Indeks Nasdaq Composite menguat 0,96 persen.
  • Indeks Dow Jones Industrial Average terapresiasi 0,98 persen.

Kenaikan bursa saham AS tersebut dipicu oleh melandainya harga minyak mentah dunia serta rilis data harga konsumen yang dinilai tetap solid, sehingga meredakan kekhawatiran pelaku pasar terhadap lonjakan inflasi yang agresif.

Proyeksi Rentang Pergerakan dan Level Kunci IHSG

Dalam perdagangan hari ini, BNI Sekuritas memproyeksikan IHSG akan menguji level teknikal kunci sebagai konfirmasi pembalikan arah tren. Investor disarankan untuk tetap mencermati pergerakan volume transaksi guna mengantisipasi volatilitas lanjutan.

Rentang pergerakan IHSG hari ini diperkirakan berada pada:

  • Level Support: 6.450 – 6.525
  • Level Resistansi: 6.600 – 6.640

Dengan membaiknya indikator global serta meredanya tekanan komoditas energi, pelaku pasar diharapkan dapat memanfaatkan momentum technical rebound ini dengan menerapkan manajemen risiko yang terukur pada saham-saham berfundamental solid.

IHSG diprediksi berbalik menguat setelah ditutup turun 0,73% di level 6.541,38 akhir pekan lalu. Sentimen positif datang dari Wall Street yang kompak menguat berkat solidnya data inflasi AS dan turunnya harga minyak dunia. 📌 Level Support: 6.450 – 6.525 📌 Level Resistansi: 6.600 – 6.640 📌 Net Sell Asing Pekan Lalu: Rp733 Miliar (BBCA, CUAN, CPIN, ADRO, BBNI)

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS fahmi-reza

Reporter MotoGP/Formula 1. Meliput balapan motor dan mobil internasional.

Comments (0)

User