COMO — Klub asal Italia, Como 1907, mencatatkan tinta emas dalam sejarah sepak bola Eropa setelah meraih kemenangan telak 4-1 atas wakil Jerman, RB Leipzig. Pertandingan pembuka fase Liga Champions UEFA musim 2026/2027 tersebut berlangsung di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Jumat, 11 September 2026.
Kemenangan meyakinkan ini menandai debut impresif skuad asuhan Cesc Fabregas di panggung kompetisi antarklub paling bergengsi di benua Eropa. Tampil di hadapan pendukung sendiri, tim berjuluk I Lariani mendominasi jalannya pertandingan lewat skema serangan balik cepat dan efisiensi penyelesaian akhir yang mematikan.
Kronologi Gol dan Jalannya Pertandingan
Como langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Dominasi permainan tuan rumah membuahkan hasil signifikan melalui urutan peristiwa penting sepanjang 90 menit pertandingan:
- Menit ke-15 (Gol 1-0): Martin Baturina membuka keunggulan bagi Como setelah memanfaatkan umpan matang dari penyerang Anastasios Douvikas lewat tembakan terukur dari dalam kotak penalti.
- Menit ke-38 (Gol 2-0): Sinergi lini depan kembali terlihat saat Baturina memberikan operan balik presisi kepada Douvikas, yang dengan tenang menggandakan keunggulan tim tuan rumah.
- Menit ke-54 (Gol 3-0): Memasuki babak kedua, Como semakin menjauh berkat aksi Assane Diao yang sukses menyontek bola masuk ke gawang usai menerima operan cerdik dari Nico Paz.
- Menit ke-58 (Gol 3-1): RB Leipzig sempat merespons dan memperkecil ketertinggalan melalui sepakan Andrija Maksimovic setelah memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Como.
- Menit ke-90 (Gol 4-1): Pesta kemenangan Como ditutup secara dramatis oleh Maximo Perrone yang menuntaskan assist kedua Nico Paz di penghujung laga.
Dominasi Lini Tengah dan Peran Kunci Nico Paz
Kemenangan telak ini tidak lepas dari performa impresif lini tengah Como. Nico Paz tampil gemilang sebagai motor serangan dengan menyumbangkan dua assist krusial bagi terciptanya gol ketiga dan keempat. Kecepatan transisi dari bertahan ke menyerang yang diterapkan Fabregas membuat lini pertahanan RB Leipzig kerap terbuka lebar.
Meskipun RB Leipzig unggul dalam penguasaan bola pada paruh kedua laga, kedisiplinan dan blok pertahanan rendah Como berhasil meredam sejumlah ancaman berbahaya dari tim tamu sebelum akhirnya mengunci kemenangan empat gol.
Evaluasi dan Peringatan Cesc Fabregas
Meski berhasil mencetak sejarah besar bagi klub, pelatih kepala Cesc Fabregas menegaskan bahwa euforia kemenangan tidak boleh membuat anak asuhnya lengah. Fabregas langsung meminta para pemain mengalihkan fokus ke kompetisi domestik Serie A.
"Rasa bahagia ini mungkin hanya bertahan lima menit, setelah itu kami harus memikirkan pertandingan melawan Parma pada hari Senin," tegas Cesc Fabregas kepada Sky Sport Italia seusai laga.
Pelatih asal Spanyol tersebut juga menggarisbawahi beberapa kelemahan taktik yang sempat terjadi ketika lawan menaikkan tempo permainan di babak kedua.
"Kami sempat kesulitan saat mereka meningkatkan intensitas, jadi kami harus beradaptasi setelah sekitar menit ke-60. Kemenangan ini luar biasa, tetapi pekerjaan rumah kami masih banyak," imbuh Fabregas.
Dengan raihan tiga poin penuh dan surplus tiga gol, Como 1907 mengawali langkah di kompetisi Eropa musim ini dengan sangat positif sekaligus mengirimkan sinyal bahaya bagi lawan-lawan mereka berikutnya di fase liga.
Comments (0)