Politik

Dituduh Bongkar Kasus Keterlibatan ASN di Merangin, Indra Diintervensi 2 Oknum?


BERITA MERANGIN – Seorang ASN di Merangin di duga dapat Intervensi dari 2 Oknum Kepala Puskesmas dan Kadis, karena di tuduh bongkar kasus keterlibatan ASN di Merangin, dalam Pilgub 2020. Apa benar?

Sebelumnya beredar pesan WhatsApp ajakan Oknum Kepala Puskesmas dan Kadis di Merangin, kepada Indra Gani ASN yang menjadi saksi dalam kasus dugaan Keterlibatan ASN di Merangin, di Pilgub Jambi 2020 tersebut.

Baca juga : Dari ASN di Merangin, Bawaslu Muaro Jambi Garap Al Haris Soal Kades

Pria ini di ajak diskusi, dan bertemu di salah satu kedai kawasan Dukcapil Merangin, kota Bangko.

Seperti di ketahui, Indra Gani salah satu ASN di Pemkab Merangin menjadi saksi kunci, kasus laporan mobilisasi ASN Merangin di Pilgub Jambi waktu lalu.

Di mana, kasus tersebut sudah di laporkan ke Bawaslu. Serta telah memasuki tahap pemeriksaan, terhadap Al Haris Bupati aktif yang menjadi Calon Gubernur, di Pilgub Jambi 2020 ini.

Kemudian, menyusul belasan ASN di Merangin yang turut di periksa Gakumdu di Bawaslu Merangin.

Indra, saksi mata yang mendengar, melihat dan merasakan langsung, dugaan pelibatan sejumlah pejabat Merangin di Pilgub juga turut di periksa.

Selain itu, saat di Bawaslu Ia juga sudah bercerita apa adanya ke Gakumdu yang memeriksanya.

Sialnya, Indra Gani sempat mendapat intervensi, dari sejumlah pejabat di Merangin.

Salah satunya, yakni seorang Kepala Dinas dan Kepala Puskesmas, di mana menurut Indra Gani berusaha menegosiasinya.

“Mereka sempat mengajak saya bertemu. Agar jawaban saat pemeriksaan di Bawaslu satu suara,” katanya.

Pejabat Ngajak Gani Bertemu Lewat WhatsApp

Lewat saluran telepon, pejabat itu mengajak Indra Gani bertemu, di pojok Kopi Markoni. Beberapa kali pejabat itu, juga mengirim pesan lewat aplikasi WA.

“Ado diskusi penting dengan pak Nasution, di kedai kopi pak Markoni depan capil jam 11,” begitu pesan salah satu kadis itu ke Indra Gani.

Tak hanya itu, Indra juga sempat di kontak koleganya, salah satu kepala puskesmas. Ia meminta Indra Colling down.

“Saya di tuduh membongkar kasus ini. Padahal saya cuma jadi saksi, apa yang saya lihat dan dengar. Itu yang saya sampaikan,” bilangnya.

Lihat juga video : Bupati bilang sudah, BPBD Sebut Nunggak honor posko Covid-19 di Merangin

Sebagaimana di ketahui, Bawaslu Merangin sempat mengusut kasus netralitas dan mobilisasi ASN Merangin, di Pilgub Jambi. Dalam laporan itu, Bupati Merangin Al Haris, dan sejumlah pejabatnya menjadi terlapor dan di periksa satu persatu.

Mereka di periksa Gakkumdu secara maraton, sejak Jumat hingga Minggu kemarin. Tapi, Bawaslu mendadak menghentikan kasus ini, dengan dalih tak cukup bukti. (Red)

 

 

Sumber : Jambilink



Source link

Klik untuk berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Copyright © 2020 TERDEPAN.ID.

Ke Atas